Deskripsi
Suppositoria Disintegration Thaw Tester adalah instrumen laboratorium khusus yang dirancang untuk menentukan waktu hancur, melunak, atau melarutnya sediaan suppositoria dan pessary dalam kondisi suhu yang terkontrol. Alat ini mensimulasikan kondisi biologis tubuh manusia untuk memastikan bahwa sediaan padat tersebut akan melepaskan zat aktifnya secara efektif setelah diberikan kepada pasien. Desain alat ini sepenuhnya mengacu pada standar internasional yang ditetapkan oleh United States Pharmacopeia (USP) dan European Pharmacopoeia (EP).
Fitur Utama & Keunggulan
- Sistem Rotasi Otomatis (Automatic Overturn): Keranjang penguji dapat berputar balik secara otomatis sebesar 180° pada interval waktu yang ditentukan. Hal ini sangat penting untuk memastikan seluruh bagian suppositoria terkena media pelarut secara merata.
- Kontrol Suhu Mikroprosesor: Menggunakan teknologi PID untuk menjaga suhu air pada bak (water bath) tetap stabil di angka kritis 37°C (suhu tubuh) dengan akurasi hingga $\pm 0.5$°C.
- Material Tahan Korosi: Semua komponen logam yang terendam, termasuk keranjang dan saringan, terbuat dari Stainless Steel 316L berkualitas tinggi untuk mencegah kontaminasi dan karat.
- Pengamatan Visual Jelas: Bak air terbuat dari akrilik transparan berkualitas medis, memungkinkan operator untuk memantau perubahan bentuk fisik sampel (meleleh atau hancur) secara real-time.
- Antarmuka Digital Intuitif: Dilengkapi dengan layar LED/LCD untuk pengaturan parameter waktu, suhu, dan frekuensi putaran yang mudah dioperasikan.
Pentingnya Pengujian Ini
-
Standarisasi Pelepasan Obat: Memastikan suppositoria tidak terlalu keras (sulit larut) dan tidak terlalu lunak (sulit dimasukkan).
-
Kepatuhan Farmakope: Menjamin produk memenuhi kriteria waktu hancur yang ditetapkan oleh otoritas kesehatan (seperti BPOM atau FDA).
- Pengembangan Formulasi: Membantu tim R&D dalam memilih basis suppositoria (seperti olea cacao atau polyethylene glycol) yang paling sesuai dengan kinetika obat.
Aplikasi Produk
- Industri Farmasi: Untuk kontrol kualitas harian pada lini produksi suppositoria.
- Lembaga Penelitian: Pengembangan formula sediaan rektal dan vaginal baru.
- Laboratorium Pengawas Obat: Melakukan audit kualitas terhadap produk yang beredar di pasar.

Ulasan
Belum ada ulasan.